Header Ads

PUISI INDAH KARYA BUYA HAMKA






PUISI INDAH KARYA PENULIS BUYA HAMKA



" Kata-kata kasar, yang tidak sopan, carut-marut, hanyalah bertemu dalam majlis orang yang kurang adab. Tidak di majlis orang terhormat."


"Orang rindu akan sesuatu sebelum ada padanya, demi bila telah ada, hilanglah kerinduannya, sebab segala isi dunia ini indahnya sebelum ada di tangan."



" Terangkanlah kepada setiap pemerintahan yang berdiri, berlaku adillah memerintah. Sebab kelaziman harus dipertanggungjawabkan di hadapan Yang Maha Kuasa!"



" Jika engkau orang bodoh, belajarlah kepada orang yang pintar, jika engkau orang pandai, ajarlah orang bodoh."



" Gembirakan hati, kuatkan iman kepada Allah, syukuri segala nikmat, sabar kalau datang percubaan. InsyaAllah kita akan tetap teguh hidup, selamat dunia dan akhirat." 



"Hati-hatilah dalam mengucapkan kata, meskipun sedang duduk seorang diri. Tidak ada kata yang lepas dari pendengaran Allah SWT."



"Orang yang mengatakan dirinya segala tahu adalah menunjukkan alamat kebodohannya."



" Congkak, sombong, takabbur, membanggakan diri, semuanya itu menurut penyelidikan ilmu jiwa, terbitnya ialah dari sebab ada perasaan bahawa diri itu sebenarnya tidak begitu tinggi harganya."



" Beragamalah dengan berpikir, pergunakanlah akal. Jangan hanya beragama karena pusaka saja."



" Alangkah murahnya nilai hidup ini, kalau hanya semata-mata terbatas pada kebendaan. Apalah harganya manusia ini, kalau fikirannya hanya tertuju kepada nasi dan gulai, roti dan garam. Tak pernah matanya singgah kepada bunga yang sedang mekar atau bintang berkelip di halaman langit."



" Apa jua pun yang engkau perbuat, engkau sedar atau tidak, namun agama tetap akan menjadi dasar perjuanganmu."



" Walaupun orang mempunyai tanah yang berhektar-hektar, namun yang diperlakukannya kelak hanyalah seukuran badannya belaka, iaitu untuk kuburnya." 



" Biarlah sedikit yang kita dapat asal halal, asal baik daripada banyak tetapi tidak halal atau tidak baik."






BACA JUGA : 

Silence Is The Best Answer






Ikuti facebook Buya Hamka

1 comment:

Powered by Blogger.